Struktur Komunitas Bivalvia di Padang Lamun Pulau Meosmangguandi, Kepulauan Padaido, Biak Numfor

Abstrak

Pulau Meosmangguandi merupakan salah satu pulau di Kepulauan Padaido, Kabupaten Biak Numfor yang memiliki padang lamun beserta biota asosiasi di dalamnya. Sayangnya informasi terkait struktur komunitas beserta kondisi lingkungan perairan bivalvia di Pulau Meosmangguandi masih minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas bivalvia di ekosistem lamun Pulau Meosmanggaundi. Pengambilan sampel pada bulan Agustus-September 2021 yang dilakukan pada dua stasiun pengamatan menggunakan metode garis transek dengan plot kuadran berukuran 50 x 50 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 spesies Bivalvia yaitu Anadara antiquata, Fragum unedo, Tellina remies, Pinna incurva, Dosinia dilecta, Malleus malleus, Spondylus candidus, Spondylus violaceus, dan Spondylus albibarbatus. Kelimpahan tertinggi pada stasiun pertama untuk jenis lamun Fragum unedo sebanyak 6,8 Ind/m2. Sementara stasiun kedua, kelimpahan tertinggi untuk jenis Spondylus albibartus sebanyak 4,4 Ind/m2. Pada habitat ini memiliki keragaman sedang dengan Indeks keanekaragaman Bivalvia di stasiun I dan stasiun II yaitu 1,68 dan 2,13. Indeks kemerataan pada dua stasiun memiliki indeks yang sama yaitu 0,97, termasuk dalam ketegori stabil. Indeks dominansi dan indeks kekayaan spesies terkategori rendah.

https://doi.org/10.47039/ish.4.2022.11-19
PDF

Referensi

Aji, L. P., Widyastuti, A., & Capriati, A. (2018). Struktur Komunitas Moluska di Padang Lamun Perairan Kepulauan Padaido dan Aimando Kabupaten Biak Numfor, Papua. Oseanologi Dan Limnologi Di Indonesia, 3(3), 219. https://doi.org/10.14203/oldi.2018.v3i3.184

Akhrianti, I., Bengen, D. G., & Setyobudiandi, I. (2014). Distribusi Spasial Dan Preferensi Habitat Bivalvia Di Pesisir Perairan Kecamatan Simpang Pesak Kabupaten Belitung Timur. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 6(1), 171–186. http://itk.fpik.ipb.ac.id/ej_itkt61

Baderan, D. W. K., Hamidun, M. S., & Utina, R. (2021). Keanekaragaman Mollusca (BivalviaDan Polyplacophora) Di Wilayah Pesisir Biluhu Provinsi Gorontalo. Bioeksperimen, 7(1), 1–11. https://journals.ums.ac.id/index.php/bioeksperimen/article/view/13798

Litaay, M., Darusalam, & Priosambodo, D. (2014). Struktur Komunitas Bivalvia di Kawasan Mangrove Perairan Bontolebang Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan. Paper Presented at The Seminar Nasional MIPA, Bandung.

Lodeiros, C., Soria, G., Valentich-Scott, P., Munguía-Vega, A., Cabrera, J. S., Cudney-Bueno, R., Loor, A., Márquez, A., & Sonnenholzner, S. (2016). Spondylids of Eastern Pacific Ocean. Journal of Shellfish Research, 35(2), 279–293. https://doi.org/10.2983/035.035.0203

McMahon, R., of Texas, al U., & Dept of Biology, A. (2001). Mollusca: Bivalvia, Ecology and Classification of North American Freshwater Invertebrates, 2nd Edition, Chapter 11, pp 331 to 429, January 2001. http://ebookcentral.proquest.com/lib/pace/detail.action?docID=300657.

Pawar, P. R., & Rahman Mohammad Said Al-Tawaha, A. (2017). ):pages(19-30) AMERICAN-EURASIAN. Journal of Sustainable Agriculture, 11(11), 19–30. http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Rudi, R., Sahami, F. M., & Kasim, F. (2017). Keanekaragaman Bivalvia di Kawasan Pantai Desa Katialada. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 5(1), 12–17.

Samson, E., & Kasale, D. (2020). Keanekaragaman Dan Kelimpahan Bivalvia Di Perairan Pantai Waemulang Kabupaten Buru Selatan. Jurnal Biologi Tropis, 20(1), 78–86. https://doi.org/10.29303/jbt.v20i1.1681

Shalihah, H. N., Purnomo, P. W., & Widyorini, N. (2017). Keanekaragaman Moluska Berdasarkan Tekstur Sedimen dan Kadar Bahan Organik Pada Muara Sungai Betahwalang, Kabupaten Demak (Molluscs Diversity based on Sediment Texture and Organic Matter Content in Betahwalang Estuary, Demak Regency). Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 13(1), 58. https://doi.org/10.14710/ijfst.13.1.58-64

Sjafrie, N. D. M., Hernawan, U. E., Prayudha, B., Rahmat, R., Supriyadi, I. H., Iswari, M. Y., Suyarso, S., Anggraini, K., & Rahmawati, S. (2018). Status padang lamun Indonesia 2018. In Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI (Vol. 53, Issue 9).

Wildish, D. J., & Kristmanson, D. D. (1985). Control of suspension feeding bivalve production by current speed. Helgoländer Meeresuntersuchungen, 39(3), 237–243. https://doi.org/10.1007/BF01992771

Yap, C. K., Sharifinia, M., Cheng, W. H., Al-Shami, S. A., Wong, K. W., & Al-Mutairi, K. A. (2021). A commentary on the use of bivalve mollusks in monitoring metal pollution levels. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(7). https://doi.org/10.3390/ijerph18073386

Zayadi, H., Laili, S., & Intertidal, Z. (2016). e − J Biosain − Trop e − J Biosain − Trop Material dan Metode. 2, 1–10.

Creative Commons License

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.