Abstrak
Produktivitas dan dekomposisi serasah mangrove merupakan sumber produktivitas perikanan di muara dan penyumbang nutrisi perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat produktivitas dan laju dekomposisi serasah mangrove jenis Sonneratia alba dan Rhizophora apiculata dan kondisi lingkungan perairan di Telaga Wasti, Kabupaten Manokwari. Metode yang digunakan untuk menghitung serasah mangrove menggunakan litter trap dan untuk laju dekomposisi menggunakan litter bag. Pemanenan dan dekomposisi serasah masing-masing dilakukan sebanyak 4 kali yaitu pada hari ke 7, 14, 21 dan 28. Hasil penelitian menunjukkan R. apiculata memiliki nilai produksi serasah mangrove tertinggi produksi serasah sebesar 278,44 g/m2/28 hari dibandingkan S. alba (198,14 gram/28 hari), Untuk laju dekomposisi serasah mangrove jenis R. apiculata memiliki laju dekomposisi lebih tinggi dibandingkan pada jenis S. alba. Laju dekomposisi serasah R. apiculata adalah 7,40 gram/minggu atau 1,06 gram/hari setara dengan 18,61 %/minggu atau 2,66 %/hari, sedangkan S. alba nilai 5,04 gram/7 hari atau 0,72 gram/hari atau setara dengan 17,79 %/minggu atau 2,54 %/hari. Nilai parameter lingkungan untuk DO berkisar 6-7,9 mg/L, suhu perairan 30-31,8 °C, pH berkisar 7–8,5, dan salinitas 27 – 30 ‰.
Referensi
Ampun, A. C. R. A., Karang, I. W. G. A., & Suteja, Y. (2020). Laju dekomposisi serasah daun mangrove Bruguiera gymnorrhiza dan Sonneratia alba di kawasan hutan mangrove. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 6(1), 100–105. https://doi.org/10.24843/jmas.2020.v06.i01.p12
Bosire, J.O., Guebas, F.D., Kairo J.G., Kazungu, J., Dehairs, F., Koedam, N. 2005. Litter degradation and CN dynamicsin reforested mangrove plantations at Gazi Bay Kenya. Biological Conservation, 126:287-295. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2005.06.007
Choong, V.C., Sesakumar, A., Leh, M.U.C., Cruz, R.D. 1992. The fish and prawn communities of a Malaysian coastal mangrove system, with comparisons to adjacent mud flats and inshore waters. Estuarine, Coastal and Shelf Science 31:703−722. https://doi.org/10.1016/0272-7714(90)90021-I
Dui, M. K., Wijaya, N. I., & Sa, N. (2022). Produksi dan laju dekomposisi serasah daun mangrove di kawasan wisata mangrove Gununganyar Surabaya. Journal of Tropical Marine Science, 4(1), 16–28. https://doi.org/10.30649/jrkt.v4i1.63
Elungan, G. R., Simatauw, F. C., Saleh, F. I. E., Widiastuti, N., Manangkalangi, E., & Putri, N. A. (2022). Struktur vegetasi mangrove dan produksi serasah mangrove Sonneratia alba di Telaga Wasti Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Igya Ser Hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 4(2), 93–103.
https://doi.org/10.47039/ish.4.2022.93-103
Hartanto, A. D., Manangkalangi, E., & Saleh, F. I. (2021). Produktivitas serasah jenis mangrove Avicennia marina dan Sonneratia alba di Pantai Dosa Kabupaten Manokwari. Dalam Prosiding SNAIL 2021: Seminar Nasional Ilmu Lingkungan – Tata Kelola Lingkungan untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan (pp. 42–59).
Karimah. (2017). Peran ekosistem hutan mangrove sebagai habitat untuk organisme laut. Jurnal Biologi Tropis, 17(2), 51–58. https://doi.org/10.29303/jbt.v17i2.497
Mfilinge, P.L., Meziane, T., Bachok, Z., Tsuchiya, M. 2005. Litter dynamics and particulate organic matter outwelling from a subtropical mangrove in Okinawa Island, South Japan. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 63:301–313. https://doi.org/10.1016/j.ecss.2004.11.022
Patty, W. (2010). Analisa produktivitas dan laju dekomposisi serasah daun mangrove di Desa Bahoi. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis, 6(2), 91–95. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/chemprog/article/view/18986
Riniatsih, I. (2016). Distribusi muatan padatan tersuspensi (MPT) di padang lamun di perairan Teluk Awur dan Pantai Prawean Jepara. Jurnal Kelautan Tropis, 18(3), 121–129. https://doi.org/10.14710/jkt.v18i3.523
Rumwaropen, Y. F., Nugroho, B., & Sineri, A. (2019). Dampak alih fungsi hutan mangrove terhadap ekonomi masyarakat di Telaga Wasti Sowi IV Manokwari Papua Barat. Cassowary, 2(1), 30–48. https://doi.org/10.30862/casssowary.cs.v2.i1.21
Rusianti, C. R., Saleh, F. I. E., Talakua, S., Alianto, A., Mangando, S., Demena, Y. E., Manalu, E., Eldiester, F. C., Rumbino, F. N. Y., & Raharjo, S. (2022). Struktur vegetasi mangrove dan produksi serasah mangrove Sonneratia alba di Telaga Wasti Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Igya Ser Hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 4(2), 93–103. https://doi.org/10.47039/ish.4.2022.93-103
Sari, N., Adriman., Nur El Fajri. 2014. The Production and Decomposition Rate of Mangrove Litter in The Sungai Alam Village, Bengkalis Sub-district, Bengkalis Regency, Riau Province. Jurnal Online Mahasiswa. FPIK Universitas Riau. hal 1-7
Schaduw, J. N. (2018). Distribusi dan karakteristik kualitas perairan ekosistem mangrove pulau kecil Taman Nasional Bunaken. Majalah Geografi Indonesia, 32(1), 40–50. https://doi.org/10.22146/mgi.32204
Siegers, W. H. (2015). Analisis produktivitas serasah mangrove di peraHasiliran Desa Hanura Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pasawaran Lampung. Jurnal Ilmu Perairan Tropis, 2(1), 45–60.
Suprapto, O., Harahap, S., & Herawati, T. (2016). Analysis of coast physical vulnerability in coastal of southern Garut coastal West Java. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 7(2), 51–57.
Siska, F., & Damsir. (2022). Produktivitas serasah Avicennia marina dan Rhizophora apiculata di Cagar Alam Pulau Dua, Banten. Bio Sains: Jurnal Ilmiah Biologi, 2(1), 1–12.
Tang, M., Nur, A. I., & Ramli, D. M. (2016). Studi kondisi ekosistem mangrove dan produksi detritus di pesisir Kelurahan Lalowaru Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan, 1(4), 439–450.
Usman, L., Syamsuddin, & Hamzah, S. N. (2013). Analisis vegetasi mangrove di Pulau Dudepo Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 1(1), 11–17. http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/nike/article/view/1211
Wahyuni, I. (2016). Analisis produksi dan potensi unsur hara serasah mangrove di Cagar Alam Pulau Dua Serang, Banten. Biodidaktika, 11(2), 66–76.

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
