Penurunan Stok Tegakan Alami Masohi [Cryptocarya Massoy (Oken) Kosterm] di Kabupaten Nabire

Abstrak

Masohi [Cryptocarya massoy (Oken) Kosterm.] tergolong dalam famili Lauraceae yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman ini menghasilkan metabolit sekunder yang berpotensi untuk dijadikan antikanker, antimikroba dan peningkat rasa. Eksploitasi tegakan alam Masohi untuk diambil kulitnya telah lama dilakukan karena harga yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi stok tegakan alamiMasohi di Nabire melalui identifikasi kulit kayu yang dikumpulkan oleh pedagang pengumpul ke luar Nabire pada periode 2012-2015 dan menelusuri keberadaan tegakan alami Masohi di habitatnya. Interview terhadap informan kunci yang bersangkutpaut dengan aktivitas pengambilan kulit kayu Masohi dan survey lapangan dilakukan untuk tujuan tersebut. Data yang diperoleh mengungkapkan bahwa produksi kulit kayu kayu Masohi turun secara dramatis yaitu hingga 68% dalam periode 2012 -2015. Produksi kulit kayu sebagian besar terlacak berasal dari pohon muda (56%) berdiameter <18 cm. Hal ini mengindikasikan telah terjadi penurunan stok tegakan Masohi alam di Nabire. Oleh karena itu pengembangan penanaman Masohi dalam skala besar sangat dibutuhkan.

https://doi.org/10.47039/ish.1.2019.11-18
PDF

Referensi

Erari, Y. (2005). Pemanfaatan Tumbuhan Secara Tradisional oleh Masyarakat Suku Wate di Kampung Nifasi Distrik Napan Kabupaten Nabire. Universitas Papua.

Istikowati, W., Aiso, H., Ishiguri, F., Sutiya, B., Lizuka, K., & Yokota, S. (2015). Wood Properties of Kayu Manis (Cinnamomum sp.) Planted in South Kalimantan, Indonesia. Bulletin of The Utsunomiya University Forest, 51(April), 19. https://www.researchgate.net/publication/290438729_Wood_properties_of_kayu_manis_Cinnamomum_sp_planted_in_South_Kalimantan_Indonesia/citation/download

Luanmasar. (2010). Hubungan Diameter Pohon terhadap Produksi Kulit Masoi (Cryptocarya Massoi) pada Hutan Lindung Tanggaromi Kabupaten Kaimana. Universitas Papua.

Pasapan, E. (2005). Pemanfaatan Tumbuhan sebagai Obat Tradisional dan Bahan Baku Benda Seni Budaya pada Etnik Moile di Kampung Anggra dan Simerbei Distrik Minyambouw Kabupaten Manokwari. Universitas Papua.

Putra, R. (2003). Jenis-Jenis Tumbuhan Obat Tradisional dan Pemanfaatannya Menurut Pengetahuan Lokal Masyarakat Suku Wamesa di Kampung Isenebuai Distrik Ransiki Kabupaten Manokwari. Universitas Papua.

Rali, T., Wossa, S., & Leach, D. (2007). Comparative Chemical Analysis of the Essential Oil Constituents in the Bark, Heartwood and Fruits of Cryptocarya massoy (Oken) Kosterm. (Lauraceae) from Papua New Guinea. Molecules, 12(2), 149–154. https://doi.org/10.3390/12020149

Schneiderman, D. K., Gilmer, C., Wentzel, M. T., Martello, M. T., Kubo, T., & Wissinger, J. E. (2014). Sustainable Polymers in the Organic Chemistry Laboratory: Synthesis and Characterization of a Renewable Polymer from δ-Decalactone and l-Lactide. Journal of Chemical Education, 91(1), 131–135. https://doi.org/10.1021/ed400185u

Triatmoko, B., Hertiani, T., & Yuswanto, A. (2016). Sitotoksisitas Minyak Mesoyi (Cryptocarya massoy) terhadap Sel Vero (Cytotoxicity of Mesoyi Oil (Cryptocarya massoy) on Vero Cell Lines). Pustaka Kesehatan, 4(2), 263–266. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/3045

Westphal, E., & Jansen, P. C. M. (1989). Plant resources of South-East Asia : a selection. Pudoc.

Creative Commons License

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.