Transisi Sub-Dimensi Modal Sosial dan Pengaruhnya terhadap Disparitas Pembangunan Papua Barat di Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai modal sosial dan transisi dari sub dimensi modal sosial serta dampaknya terhadap ketimpangan pembangunan wilayah di Provinsi Papua Barat. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan kuisioner dan wawancara mendalam terhadap responden menunjukan bahwa nilai modal sosial berada pada kategori “kuat” dan telah terjadi transisi sub dimensi modal sosial dari thick trust menjadi thin trust yang disebabkan karena responden telah tinggal menetap secara bersama, budaya inklusif orang papua, otonomi khusus, dan kawin campur. Hasil penelitian lebih lanjut menunjukan bahwa model ekonometrika dengan regresi logistik menjelaskan bahwa variabel trust (X2), dengan nilai odds ratio sebesar 18.75 memberikan implikasi bahwa trust (kepercayaan) mempunyai dampak yang lebih besar dalam mengurangi tingkat disparitas wilayah sebesar 18.75 kali dibandingkan dengan norm (X3), network (X4), dan tempat tinggal (X5) jika nilainya sama.

https://doi.org/10.47039/ish.4.2022.67-81
PDF

Referensi

Arrow, K. J. (2000). Observations on social capital (Social cap). World Bank.

Bourdieu, P. (1980). Le sens pratique (The Practical Sense). Minuit.

Coleman, J. S. (1988). Social Capital in the Creation of Human Capital. JSTOR: American Journal of Sociology, 94(Supplement: Organizations and Institutions: Sociological and Economic Approaches to the Analysis of Social Structure), S95–S120. https://www.jstor.org/stable/2780243

Faisal, S. (2008). Format-Format Penelitian Sosial. Raja Grafindo Persada.

Helliwell, J. F. (1996). Economic Growth and Social Capital in Asia (No. 5470). https://doi.org/10.3386/W5470

Iyer, S., Kitson, M., & Toh, B. (2005). Social Capital, Economic Growth and Regional Development. Regional Studies, 39(8), 1015–1040. https://doi.org/10.1080/00343400500327943

Karlsson, M. L., Björklund, C., & Jensen, I. (2012). The Relationship between Psychosocial Work Fctors, Employee Health and Organisational Production – a Systematic Review (2012:8; Working Paper Series). https://ideas.repec.org/p/hhs/ifauwp/2012_008.html

Ottebjer, L. (2005). Bourdieu, Coleman and Putnam on Social Capital: : Applications in Literature and Implications for Public Health Policy and Practice [Karolinska Institutet]. https://www.yumpu.com/en/document/read/15459081/bourdieu-coleman-and-putnam-on-social-capital

Putnam, R. D. (1993). The Prosperous Community: Social Capital and Public Life. The American Prospect, 13, 35–42. https://faculty.washington.edu/matsueda/courses/590/Readings/Putham%201993%20Am%20Prospect.pdf

Reimer, B., Lyons, T., Ferguson, N., & Polanco, G. (2008). Social Capital as Social Relations: the Contribution of Normative Structures. The Sociological Review, 56(2), 256–274. https://doi.org/10.1111/j.1467-954X.2008.00787.x

Riduwan, & Kuncoro, E. (2011). Cara Menggunakan dan Memaknai Path Analysis (Analisis Jalur). Penerbit Erlangga.

Rumere, Z., & Onim, J. (2005). Dengarlah Ottow Berbicara. Tentang Tanah dan Penduduk di Sebelah Timur Laut Tanah Papua (Terjemahan). Sekolah Tinggi Teologia GKI Izaak Samuel Kijne.

Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2011). Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Yayasan Obor Indonesia.

Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2018). Perencanaan dan pengembangan wilayah. Yayasan Obor Indonesia.

Tabellini, G. (2010). Culture and Institution: Economic Development in The Region of Europe. Journal of the European Economic Association, 8(4), 677–716. https://www.jstor.org/stable/25700901

Trigilia, C. (2001). Social Capital and Local Development. European Journal of Social Theory, 4(4), 427–442. https://doi.org/10.1177/13684310122225244

Vervisch, T., Titeca, K., Vlassenroot, K., & Braeckman, J. (2013). Social Capital and Post-Conflict Reconstruction in Burundi: The Limits of Community-based Reconstruction. Development and Change, 44(1), 147–174. https://doi.org/10.1111/dech.12008

Creative Commons License

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.