Keragaman Jenis Kupu-Kupu Superfamili Papilionoidae di Hutan Desa Kampung Ubadari, Fakfak dan Sekitarnya

Abstrak

Tanah Papua merupakan salah satu daerah dengan keragaman dan endemisitas tertinggi di dunia. Keragaman jenis, tidak hanya ekosistem daratan, tetapi juga ekosistem laut. Keragaman jenis dimulai dari pegunungan bersalju abadi sampai pada terumbu karang. Namun, sejalan dengan perkembangan sosial-ekonomi dan keamanan, pembangunan di Tanah Papua juga berjalan dengan cepat. Di satu perkembangan pembangunan merupakan hal baik, tetapi ada perencanaan yang baik pembangunan cepat dan tanpa terencana dapat menjadi bumerang bagi pembangunan  dan keragaman jenis  itu sendiri. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa banyak kegiatan pembangunan, terutama yang memerlukan perubahan hutan dan ekosistem lainnya belum dibuat berdasarkan data dan kajian yang memadai. Bahkan untuk perencanaan pengembangan kehutanan, seperti hutan desa, data keragaman masih sangat terbatas sehingga penyusunan rencana kebanyak terfokus pada pemanfaatan kayu. Survei ini dirancang untuk mengetahui keragaman jenis dan potensi kupu-kupu Superfamili Papilonidae di hutan desa Kampung Ubadari, Kabupaten Fakfak, dengan harapan informasi dapat digunakan untuk penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan Desa Kampung Ubadari.

Pengamatan kupu-kupu dilakukan pada jalur-jalur yang dipilih secara acak pada hutan desa  Kampung Ubadari dan sekitarnya selama 9 hari, mulai dari jam 08:00-16:00. Hasil pengamatan berhasil mencatat 103 jenis dari 5 famili. Nymphalidae merupakan famili merupakan dominan dengan 45 jenis. Tercatat juga 2 spesies endemik Papua,  yaitu Mycalesis pernotata dan Harsiesis yolanthe  dan Ornithoptera priamus, yang spesies yang dilindungi. Spesies-Area Curve menunjukkan bahwa jumlah ini masih dapat bertambah, jika ditambah hari survei ini.

https://doi.org/10.47039/ish.3.2021.127-137
PDF

Referensi

Badan Pusat Statistik Kabupaten Fakfak. 2020. Kabupaten Fakfak dalam Angka. Fakfak: BadanPusat Statistik Kabupaten Fakfak.

Bodang Y. 2018. Laporan Akhir Survey Potensi Keanekaragaman Hayati Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat: Kupu-kupu Fakfak. Kerjasama: Dinas Lingkugan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak dan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Papua.

Borror, D.J., C.A, Triplehorn, N. F. Johnson. 1996. Pengenalan Pelajaran Serangga. Edisi ke-6. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta

Brower, J.E. & J.H. Zar. 1984. Field and Laboratory Methods for General Ecology. Second Edition. Browen Publisher. USA.

Gotts R. and Pangemanan N. 2001. Mimika Butterflies (A Guide to The Butterflies of The Mimika Region of Papua; Revised 2010). PT Freeport Indonesia. Timika-Papua.

Gunadharma N. 2013. Dinamika keanekaragaman jenis dan karakteristik habitat kupu-kupu di kawasan kampus IPB Darmaga [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Holloway JD, Bradley JD, Carter DJ. 1987. Lepidoptera. Di dalam: betts CR, editor. Guide to Insects of Importance to Man. CAB International Institute of Entomology, London.

Nuraini U., Imam W. dan Edy R. 2020. Keanekaragaman dan Kelimpahan Kupu-kupu (Lepidoptera: Rhopalocera) di Cagar Alam Bantarbolang, Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed. Volume 2, Nomor 2: 157 – 164.

Parsons M. 1999. The Butterflies of Papua New Guinea (Their Systematics & Biology). Academic Press. London.

Rizal S. 2007. Populasi kupu-kupu di Kawasan Cagar Alam Rimbo Panti dan Kawasan Wisata Lubuk Minturun Sumatera. Mandiri 9 (3).

Scoble MJ. 1992. The Lepidoptera: Form, function, and diversity. Oxford University Press, New York.

Sihombing, DTH. 1999. Satwa Harapan I Pengantar Ilmu dan Teknologi Budidaya. Pustaka Wirausaha Muda. Bogor.

Sutra NSM, Dahelmi, Siti S. 2012. Spesies kupu-kupu (Rhopalocera) di Tanjung Balai Karimun Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Jurnal Biologi Universitas Andalas 1 (1): 35-44.

Syaputra M. 2015. Pengukuran keanekaragaman kupu-kupu (lepidoptera) dengan menggunakan metode time search. Media Bina Ilmiah 9 (4).

Tim Redaksi Kelompok Entomologi Papua (KEP). 2010. Buku Panduan Lapangan Kupu-kupu untuk Wilayah Kepala Burung Termasuk Pulau-pulau Provinsi Papua Barat. Kelompok Entomologi Papua. Jayapura.

van Mastrigt H. 2007. Penelitian di Daerah Fak-fak. Sugapa Volume 2 (1): 11-12




http://kph.menlhk.go.id/sinpasdokbeta/pages/dataekologi/630201516
http://www.iucnredlist.org.
http://ksdae.menlhk.go.id/
http://www.papua-insects.nl
Creative Commons License

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.