Evaluasi Penerapan Panca Usahatani Padi Ladang Ampibi pada Petani Binaan BPTP di Kabupaten Manokwari

Authors

  • Galih Hidayat BPTP Papua Barat
  • Umi Yuminarti Program Pasca Sarjana Universitas Papua, Manokwari
  • Obadja A. Fenetiruma Program Pasca Sarjana Universitas Papua, Manokwari

DOI:

https://doi.org/10.47039/ish.2.2020.115-124

Keywords:

evaluasi, panca usahatani, padi ladang ampibi, tingkat penerapan

Abstract

Kabupaten Manokwari memiliki potensi luas lahan kering yang luas untuk pengembangan tanaman pangan khususnya padi ladang. BPTP Papua Barat merekomendasikan pengembangan padi ladang Ampibi sesuai dengan komponen teknologi panca usahatani. Padi ladang Ampibi adalah varietas unggul padi yang dapat bertahan pada kondisi iklim atau dapat bertahan dalam dua kondisi yang berbeda, kondisi lahan yang kering maupun basah. Petani diharapkan dapat meningkatkan produksi sehingga penerimaannya meningkat dengan menerapkan panca usahatani yang baik pada budidaya padi ladang Ampibi. Penelitian ini bertujuan untuk a). Mengetahui tingkat penerapan panca usahatani oleh petani, b). Mengetahui tingkat penerimaan yang diterima petani setelah mengikuti dan menerapkan panca usahatani padi ladang ampibi. Hasil dari penelitian adalah sebagai berikut: a). Tingkat penerapan panca usahatani oleh petani setelah mengikuti kegiatan panca usahatani padi ladang Ampibi di Kabupaten Manokwari termasuk dalam tingkat kategori sedang. Nilai penerapan panca usahatani kategori sedang sebesar 76,25% dan tingkat penerapan panca usahatani tinggi sebesar 23,75%. b). Tingkat penerimaan rata-rata petani padi ladang Ampibi di Kabupaten Manokwari adalah sebesar Rp. 10.203.000,- per musim tanam atau Rp. 2.915.143 per bulan per kepala keluarga petani dan diatas nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Provinsi Papua Barat sebesar Rp. 2.908.000,- per bulan.

References

Anakotta, R., Alman, A., & Solehun, S. (2019). Akulturasi Masyarakat Lokal Dan Pendatang Di Papua Barat. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 21(1), 29–37. https://doi.org/10.25077/jantro.v21.n1.p29-37.2019

Arimbawa, Putu Dika, & Widanta, A. A. B. P. (2017). Pengaruh Luas Lahan, Teknologi dan Pelatihan Terhadap Pendapatan Petani Padi dengan Produktivitas Sebagai Variabel Intervening di Kecamatan Mengwi. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan, 6(8), 1601–1627. https://ojs.unud.ac.id/index.php/eep/article/view/32402

BBPadi. (2017). Padi Amfibi Antisipasi Dampak Perubahan Iklim. Litbang.Pertanian.Go.Id. http://bbpadi.litbang.pertanian.go.id/index.php/en/info-berita/berita/padi-amfibi-antisipasi-dampak-perubahan-iklim

BPS Provinsi Papua Barat. (2019). Provinsi Papua Barat Dalam Angka 2018. BPS Provinsi Papua Barat.

BPS Kabupaten Manokwari. (2020). Kabupaten Manokwari dalam Angka 2019. BPS Kabupaten Manokwari.

Narti, S. (2016). Hubungan Karaktersitik Petani Dengan Efektivitas Komunikasi Penyuluhan Pertanian Dalam Program SLPTT (Kasus Kelompok Tani di Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara). Profesional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 2(2), 40–52. https://doi.org/10.37676/professional.v2i2.173

Simatupang, D. O. (2019). Pinjaman Modal Usaha Tani Pada Bank Daerah Versus Bank Negara. Jurnal Ilmu Ekononomi Dan Sosial, 10(2), 119–128. https://doi.org/10.35724/jies.v10i2.2413

Sugiarta, P., Ambarawati, I. G., & Putra, I. G. S. A. (2017). Pengaruh Kinerja Penyuluh Pertanian Terhadap Perilaku Petani dalam Penerapan Teknologi PTT Padi dan Produktivitas Padi di Kabupaten Buleleng. JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS (Journal Of Agribusiness Management), 5(2), 34–43. https://doi.org/10.24843/JMA.2017.v05.i02.p06

Suprapto, E. (2010). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Usahatani Padi Organik di Kabupaten Sragen [Universitas Sebelas Maret]. https://eprints.uns.ac.id/8392/

Suriansyah, dkk. (2013). Petunjuk Teknis Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Gogo (dkk Marlon Siahaan (ed.)). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah.

Susilowati, S. H. (2016). Fenomena Penuaan Petani dan Berkurangnya Tenaga Kerja Muda serta Implikasinya bagi Kebijakan Pembangunan Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(1), 35–55. https://doi.org/10.21082/fae.v34n1.2016.35-55

Sutisna, E., Hiasinta, D., & Motulo, F. J. (2016). Analisis dampak kinerja kelompoktani terhadap pendapatan usaha tani padi di Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat. Jurnal Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 19(1), 35–47. https://doi.org/10.21082/jpptp.v19n1.2016.p%p

Wibowo, K. (2018). Peranan Sektor Pertanian dalam Perekonomian Kabupaten Manokwari. Agrotek, 3(1). https://doi.org/10.30862/agt.v3i1.550

Widuri, N. (2016). Analisisi Usahatani dan Dinamika Pemanfaatan Lahan Padi Ladang di Kampung Tanjungsari Kecapatan Bongan Kabupaten Kutai Barat. ZIRAA’AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN, 41(3), 361–371. https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ziraah/article/view/540

Published

2020-12-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Evaluasi Penerapan Panca Usahatani Padi Ladang Ampibi pada Petani Binaan BPTP di Kabupaten Manokwari . (2020). Igya Ser Hanjop: Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 2(2), 125-134. https://doi.org/10.47039/ish.2.2020.115-124